Minggu, 01 Januari 2012

"ikatan sebuah janji"

IKATAN SEBUAH JANJI Yuuuup!!

Mungkin emang gk asing kali ya di denger di telinga kita,apa itu sebuah "janji". Kita sebagai manusia sering koq mengikat sebuah janji,entah manis,pahit,atau asem.hahaha.. Mengikat sebuah janji itu emang gk gampang banyak banget halangannya,tapi entah kenapa justru karena sebuah janjilah orang orang di luar sana bisa jauh lebih dekat satu sama lain. Dan tidak dapat di pungkiri pula jika ada saatnya sebuah janji berbuah manis atau sebaliknya bahkan terkadang janji justru menyakitkan.


Setiap tindakan itu butuh perjuangan dan setiap tindakan pula akan menghasilkan sebuah hasil. ya semua juga kan tergantung konsekuensi yang di ambil oleh diri sndiri apa kita sanggup menjalani sebuah janji atau tidak. Kalian yang sering mengalaminya juga akan mengetahui bagaimana rasa menjalani sebuah janji dan terkadang kita sndiri malah gk sadar klo kita sudah membuat sebuah janji,hehe.


Layaknya kehidupan,sebuah janji juga pasti ada pasang surutnya kan. Terlebih lagi ketika kita di coba untuk melewati janji itu.Tapi ada pihak pihak yang bertentangan dengan kita untuk melanggar atau membatalkan janji itu. Saat di posisi seperti ini terkadang kita sulit untuk menemukan jalan keluar,solusi bahkan selalu tergoda oleh pihak tersebut. Dorongan orang-orang sekitar pasti akan sangat membantu. Sekedar share saja saya ingin berbagi pengalaman untuk anda,bagaimana ikatan janji itu dapat anda jalani :


1.ketika sebuah janji terasa seperti beban untuk hidup kalian,coba deh anda share/curhat dengan orang yang bisa di percaya bagaimana solusinya,tapi jika emang gk tahan di pendem ya bicarakan langsung saja dengan orang yang telah mengikat sebuah janji dengan kalian. Dan jelaskan secara perlahan dan mendetai. Ingat! jangan pakai emosi,karna terkadang akan mengacaukan suasana dan justru akibatnya janjinya batal,orangnya juga pergi.
2.Ketika kalian mencoba untuk bisa menjalani sebuah janji itu dengan mudah. Tapi si yang punya janji sama kalian malah bersikap acuh. Gimana ya,karna untuk yang ini tipe orang tuh beda2 ada yang emang mau menerima dalam arti ketika kita ingatkan janji itu,dia berubah dan lebih peduli sama janji itu.. Tapi ada juga orang yang terkadang malah anggep remeh sebuah janji. ya klo keadaannya seperti itu lbih baik di batalkan dari pada sakit sendiri.hehe..


Mungkin itu kali ya hal yang bisa membantu dari posisi kalian yang menjalaninya,dan cuma terjadi kesalahpahaman komunikasi saja. Bagaimana kalau janji itu malah sebaliknya, "menyakitkan"? ya emang sih seperti yang saya bilang,layaknya kehidupan saja,gk mungkin kan mobil selalu berjalan di sebuah jalan yang mulus,pasti ada kalanya jalan di sebuah jalan yang berlubang dan terjerembab jatuh ke dalam lubang itu. kalo di tanay gimana yaaa pasti SAKIT. Bisa bisa ng"GALAU gara2 tu aja,hahaha


janji yang tersakiti ibarat pisau yang ke tusuk hati. Ketika kita sudah mencoba untuk menjalani ikatan janji itu eh malah kita yang disakiti. Tapi ibarat nasi sudah jadi bubur,bagaimana pun keadaannya kita harus ikhlas menghadapinya. Sekalipun tersakiti kita harus pasrah sama TUHAN! Mungkin memang tidak mudah ya seperti kata anak muda "lo gk tau apa yg gue rasain". Mungkin tuk beberapa saat kalian akan menjauh dari mereka yang telah ingkar sama janji itu,entah pacar,sahabat bahkan kelurga.


Untuk beberapa saat kalian pasti akan menjauhi,lama kelamaan kalian benci terus jadi musuh,sampai pada akhirnya mereka minta maaf. Mungkin akan membutuhkan sebuah waktu yang lama seperti halnya sebuah proses.Tapi keikhlasan hati kalian itu gk bisa tertutupi ada kalanya kita berfikir untuk menyudahinya. Dan sampai pada waktu yang TUHAN rahasiakan pasti kita akan merasa perlu untuk berbaikan (kecuali untuk orang Batu yang gk mau ngakui kesalahannya,hehe.)


Dan untuk orang orang yang gk bisa maafin kesalahan seseorang karena sebuah janji, coba deh buka hati kalian tuk bisa membuka pikiran bahwa "lo idup di dunia buka buat cari musuh kan?" Jadi coba aja beranikan diri untuk bisa menerima segalanya dari nol lagi :) Anggap saaja seperti tak ada masalah, sekejap insyaallah beres. Asal Tuhan mengizinkan takdir itu. Catatan kecil : ingat loh takdir itu bisa di rubah asal kita mau usaha. :D


Open ur mind!!! Buka lembaran baru untuk orang yang pernah datang di hidup kalian. Janji adalah sebuah proses untuk sebuah pendewasaan diri. Sikap kita menerima,menjalanidan bertanggungjawab atas sebuah janji. Mudah koq,asal kita berani saja. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar